I’m a sucker for chunky rings.
Lelah hati, begitulah rasanya.
Tersudutku ke tepi; mengeja cintamu dengan harapan yang makin menua-renta.
Dalam sadar, aku telah menyepuh rapuh; yang serta merta membukitkan luka.
Dan,
kata pisah juga yang harus menyudahinya.
Haruskah kita tak acuh dan mengingkari rasa saling itu?
Buncah rasa luar biasa saat bersamamu, tak merangkul waktu lagi. Dan aku tak terbiasa. Sendiri lagi, sanggupkahku?
Dalam sadarku telah kusunting luka. Dan kuterima, sakitnya memang luar biasa. Inikah yang kubela?
Maaf, aku tak…
Apa yang kita miliki sekarang? Cinta dengan setitik harapan untuk bersama.
Apa yang kusandang sekarang? Cinta tanpa gelar, tanpa mahkota. Hanya mencintaimu saja tanpa ikatan nama.
Dan aku tetap memilih jalan cinta tanpa nama itu. Menjalaninya dengan seluruh rasa dan tak lagi menoleh ke belakang. Karena tak ada seorang pun yang sepadan untuk kucintai, selainmu.